Mengenal Tentang CovertSelling

 

Covert selling itu adalah sebuah teknik menjual yang sama sekali tidak terlihat bahkan tidak dirasakan oleh pembacanya(red.calon customer). Bisa di katakan ini adalah “ilmu ghaib” tapi maaf teknik ini sama sekali tidak ada hubungan nya dengan ilmu mistis,dukun dan lainnya .

Lalu,kenapa saya katakan ilmu ghaib ?

karena dengan teknik Covert selling iklan,postingan atau lainnya sama sekali tidak terlihat wujud menjual nya sedikitpun. Bahkan,pembaca nya merasa nyaman dan tidak merasa di juali.

“kok bisa ?”

“sudah saya katakan diawal,teknik ini sama sekali tidak berwujud menjual”

“kamu pernah lihat wujud gas?” engga pernah kan ? tapi kenapa kamu bisa tau itu adalah gas ? yang pasti dari bau nya. Begitupun Covert selling yang tidak terlihat sama sekali.

Di Covert selling sangat diHaramkan AJAKAN,PENAWARAN,PERINTAH untuk membeli dalam bentuk apapun. kenapa? karena ajakan,penawaran,perintah membeli itu adalah normal nya para penjual.

Hampir semua penjual pasti menggunakan kata penawaran,ajakan,bahkan perintah untuk membeli. Coba saja kamu ke pasar,atau toko toko yang berjejeran(red.Ramai), Pasti tidak asing dari kata penawaran .Pasar-tradisional-Ist-e1404874170739

sumber: google

seperti: “cabe nya mas, bawangnya 2.000 aja nih langsung bungkus” , “mau nyari type hp apa mas?,ayo tanya disini aja mas ada promo loh” “sayang anak , sayang anak, ayo diborong untuk anaknya” dan lain nya .

Wajar saja kamu sering dengar kata seperti itu namanya juga di pasar, yang paling HEBOH  dia pemenangnya. Lain hal nya jika kita berjualan online, seperti di media social,yang 100% bukan tempat untuk berjualan, media social itu untuk bersosialisasi,berteman,berkomunikasi bukan jualan. Makanya penawaran di media social itu sangat diharamkan di Covert selling, lain hal nya jika di marketplace yang memang tempat nya jualan.

Orang-orang buat akun sosial itu untuk menjalin pertemanan bukan untuk belanja.Sehingga kebanyakan pengguna social media itu menghindar dari yang namanya IKLAN. jadi mau tak mau iklan kita harus tidak terlihat sama sekali dan buat mereka merasa nyaman membaca nya. Tidak perlu ada kata penawaran pun ,orang akan tahu kalau kamu jualan , tapi mereka merasa nyaman membaca iklan kita. Bahkan mereka rela mengiklankan iklan kita di social media mereka dan iklhas dan yang pasti GRATIS !

imagesumber: Google

seperti foto di atas , diawal pasti kamu hanya melihat daun kering saja , lalu beberapa saat kemudian kamu baru menyadari bahwa di situ ada seekor hewan. begitu juga dengan teknik Covert selling yang tidak terlihat tapi akhirnya mereka menyadari nya kalau kamu jualan.

Orang tidak suka diTAWARi.
hampir semua orang tidak suka dengan penawaran, penawaran itu dianggap mengganggu bagi mereka (termasuk saya), coba deh kamu bayangi, kamu sedang nyantai di sebuah taman , lalu ada seseorang menawarkan sebuah tissu padahal kamu sudah punya, terus kamu menolaknya , tetapi orang tersebut kembali menawarkan dagangan nya kembali, kesel gak ??

Sama hal nya saat berjualan di social media,yang jelas jelas bukan tempat orang berbelanja, sudah pasti iklan kamu sangat mengganggu mereka. Apalagi iklan itu ditawarkan secara brutal,seperti men-tag,broadcast,inbox,mention dan lain nya , beriklan di social media itu engga perlu ada penawaran sama sekali, cukup ceritakan saja seperti apa produk nya,apa keunggulannya,apa kekurangannya,gak perlu berlebihan.

Jadi, karena kebanyakan orang tidak suka dengan PENAWARAN , maka berhenti menawarkan,kenapa?  karena untuk bisa punya produk yang laris engga perlu ada penawaran,produk yang sudah mati-matian ditawarkan pun belum tentu LARIS.
Di Covert selling kita harus menyembunyikan nomor kontak dan harga . kenapa ? , karena sebagian besar penjual online itu mencantumkan harga dan nomor kontak nya , dan bentuk nya selalu berupa PENAWARAN..

contoh :


“Harga cuma 99ribu, yang berminat silahkan chat atau telfon ke 08xxxxxxxx ya, buruan keburu kehabisan!”

“yuk segera di order , stok terbatas , segera hubungi 08xxxxxxx ya dan ke bbm xxxxxxx ya!”

Di Covert selling kita akan melakukan hal yang sebaliknya , yaitu menyembunyikan nomor kantok dan harga.agar orang lain menjadi penasaran dengan produk tersebut,sebenarnya kita bisa tetap menyantumkan nomor kontak kita , cuma tidak boleh terlihat menawarkan sedikit pun.

Lalu, penggunaan tanda seru(!) juga harus sangat berhati-hati , kalimat yang berakhiran tanda seru itu berpotensi penawaran,karena yang berakhiran tanda seru itu adalah iklan biasa bukan iklan Covert , iklan covert hanya berakhiran tanda titik(.) lalu bagaimana cara mencantumkan nomor kantak di Covertselling??

Begini caranya :

lebaran kemarin kami mudik sekeluarga ke kampung halaman, sesampai nya disana kami berkunjung ke rumah mbak dora,tetangganya dan juga saudara lainnya,

kami sedang asyik ngobrol , eh tiba-tiba mbak dora merhatiin pakaian kami sampai serius banget terus dia ngomong kaya gini “eh neng,ada ya baju kembaran kaya begitu? beli dimana tuh?” ngomong nya sambil merhatiin pakaian kami.

terus aku bilang aja kalau aku jualan “ada dong, beli nya di aku ,banyak banget koleksi kembaran nya, semua ukuran juga ada” terus mbak dora bilang “oh kamu toh yang jual,aku mau beli deh, apalagi ini bahannya lembut ya”

“iya mbak,ini kartu namaku” sambil menutup pembicaraan karena kami ingin pergi lagi.

pas kami sampai di bandung, eh tiba-tiba mbak dora hubungi aku di pin bb xxxxxxx terus di whatsapp aku juga di 08xxxxxxx buat beli baju couple (kembar) sekalian mau jadi reseller katanya.

wiih, silahturahmi yang berkah , senang banget ^_^


merasa ada penawaran atau ajakan membeli gak ??
dengan bgini calon customer tidak akan merasa kalau kita itu sedang menawarkan produk kepadanya,tetapi mereka tetap tahu kalau kita jualan,mereka juga tau bagaimana menghubungi kita,tapi mereka merasa nyaman membaca iklan kita,karena kita tidak menawarkan secara terbuka kepada mereka.

ada yang bertanya ” Saya engga bisa merangkai kata-kata untuk membuat orang nyaman dengan tulisan saya , bagaimana caranya ?”
jawabannya cuma 1, ” Berlatih”
kalau kamu terus-terus bilang engga bisa tapi engga pernah berlatih dan engga mau berlatih tapi ingin iklannya berkualitas dan bagus itu namanya Mimpi.

Tinggal kamu nya aja , mau berlatih atau terus bermimpi.
jika terus dilatih , dari hanya sekedar bisa , bisa menjadi ahli.

juara-di-antara-pemenang

semoga bermanfaat 🙂

Silahkan share ke teman kamu jika merasa bermanfaat  ^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: