Mendapatkan Yang Diinginkan

Bagaimana Mendapatkan apa yang benar-benar kita inginkan dalam hidup ini sebenarnya bukan mobil,uang yang banyak,bukan nama yang terkenal, bukan kesehatan, bukan apapun dalam bentuk yang sudah disebutkan tadi, melainkan 1 adalah perubahan perasaan.

Contoh, Anda bukan ingin mobil , bukan mobil yang Anda inginkan tapi perasaan kemudahan atau mungkin gengsi yang Anda dapatkan dari mobil, atau mungkin perasaan nyaman ketika Anda naik mobil tersebut. Satu perubahan perasaan yang Anda inginkan bukan mobilnya, demikian juga uang, bukan uang yang Anda inginkan selembar kertas yang gambar nya penuh penyakitan, NO , Anda tidak kepengen selembar kertas yang penyakitan tersebut, sebetulnya bukan itu yang Anda inginkan, Tapi Anda kepengen satu perasaan ketika uang Anda banyak kemudian Anda merasa tenang, lebih nyaman, atau mungkin Anda merasa dengan uang banyak hidup Anda lebih bervariasi Anda bisa pergi kemana yang Anda inginkan, atau mungkin ketika uang Anda banyak Anda merasa bahwa anak-anak Anda bisa sekolah. Bukan karena uang banyak anak Anda sekolah, Tapi ada 1 perasaan bahwa Anda merasa aman sehingga anak Anda bisa sekolah.

Perubahan perasaan lah yang Anda inginkan, benar-benar perasaan lah yang Anda inginkan. Atau mungkin dengan uang banyak Anda kepengen berAmal,No bukan masalah Amal nya yang Anda inginkan tapi yang Anda ingin perubahan perasaan ,Anda merasa berarti terhadap orang yang banyak atau Anda merasa senang melihat orang lain menjadi lebih baik, karena sikap Amal Anda.

Demikian juga, sebetulnya bukan sehat kondisi yang Anda inginkan, tapi 1 perasaan Anda merasa sehat itu yang Anda inginkan, karena banyak sekali orang yang dalam kondisi sehat pun dia tidak merasa sehat, Dia tetap merasa tidak sakit, merasa kurang ini, kurang itu. Tapi 1 kondisi perubahan perasaan lah yang benar-benar kita inginkan.

Terus, pertanyaannya, Bagaimana Kita bisa mendapatkan apa yang benar-benar kita inginkan ? yaitu “Perubahan perasaan”, Sebelum kita menjawab pertanyaan tadi.
kita harus ketahui terlebih dahulu,Ada yang namanya 3 area di dalam hidup ini.
1. Area yang di luar Kontrol kita.
2. Area di dalam pengaruh kita.
3. Area di dalam Kontrol kita.

Kita harus bedakan terlebih dahulu.
1. Area yang di luar kontrol
Anda pasti mengatakan Emosi di luar kontrol,cuaca tidak bisa di kontrol, sebetul nya satu hal yang pasti tidak bisa kita kontrol adalah sesuatu hal yang sudah berlalu.
Nah ini problem nya, ketika kita ingin sekali bahagia tetapi kita mengkaitkan sesuatu hal yang sudah berlalu, yang berlalu adalah diluar kontrol kita sudah kembali menjadi hak nya Tuhan.
kalau kita berkelahi sering kali kita berkelahi, karena apa ? karena kita mau melaksanakan sesuatu hal yang sudah berlalu, kok bisa-bisa nya kamu terlambat? terlambat juga sudah berlalu kalau mau dipermasalahkan dan merubah emosi tidak bisa, kok bisa-bisanya dulu kamu begini?, kok bisa-bisanya kamu dulu begitu?,ketika sesuatu hal yang sudah berlalu itu diluar kontrol kita, kalau kita kepengen merubah perasaan kita terhadap masa lalu, yang sesuatu hal yang diluar kontrol, satu hal yang paling efektif yaitu: kita beri arti yang berbeda. apa yang harus saya pelajari karena atau dari kejadian ini. yang sudah berlalu tadi yang di luar kontrol kita, mendadak kita belajar sesuatu hal yang membuat kita menjadi lebih baik menjadi lebih kuat karena kejadian tadi. kemudian yang kedua , lalu apa yang harus saya lakukan karena kejadian tadi?
yang akan menbuat saya ,
1. Merasa lebih baik
2. Menjadi lebih baik
3. Orang banyak menjadi lebih baik
4. Direstui Tuhan.
Dan ketika Anda bertanya demikian,Anda memberi arti yang berbeda terhadap kejadian diluar kontrol Anda, Apapun yang terjadi.

2. Area di dalam pengaruh.
Apa menurut Anda sekiranya didalam area pengaruh Anda?
Mungkin Anda menyebutkan,Mestinya dulu saya bisa begini,mestinya dulu saya bisa begitu. Salah , kalau kita ngomong “Mestinya Dulu” Dulu sudah tidak bisa kita pengaruhi, Masa lalu adalah diluar kontrol kita, tetapi masa depan masih bisa kita pengaruhi.
salah satu contoh begini,
misalnya kita bilang, Cuaca tidak bisa kita kontrol, ya, sesuatu hal yang sudah terjadi tidak bisa kita kontrol, tapi kemudian di masa depan kalau kita kepengen menjadi ahli cuaca dan kemudian kita misalnya menjadi ilmuwan yang menemukan bagaimana membawa hujan atau menyingkirkan hujan dengan teknologi yang canggih, mungkin masih bisa Anda pengaruhi masalah Hujan itu sendiri.
Masa lalu Anda tidak sama dengan masa depan Anda, bukan karena dulu Anda miskin, dulu Anda G*bl*k, berarti Anda miskin dan G*bl*k seumur-umur, No,Masa lalu berbeda dengan masa depan, masa depan masih bisa Anda pengaruhi, misalnya Anda ngomong “Suatu yang tidak bisa di pengaruhi pak,Jenis kelamin” ya , bisa jadi, kalau sudah terjadi Anda lahir sebagai laki-laki ya Anda laki-laki, lahir sebagai wanita ya Anda wanita. Tapi mungkin di masa depan masih bisa di pengaruhi, mungkin di masa depan Anda bisa operasi kelamin(Tidak di anjurkan :p) atau mungkin Anda bisa suntik Hormon sehinggan Anda berubah(BAJA HITAM :D) itu masih bisa di pengaruh, masa depan masih bisa di pengaruhi. NB : Tidak disarankan ini hanya contoh saja.
contoh yang bisa dipengaruh , masa depan, misal Anda ingin menjadi pilot , Anda ingin menjadi kaya. Anda ingin menjadi Dokter.. kemudian , Goal kita sendiri terserah kita mau menentukan goal apa banyak sekali ketika orang disuruh menentukan Goal, dia takut, padahal menentukan Goal itu gratis tapi dia merasa itu diluar Kontrol nya dia “nanti kalau tidak tercapai bagaimana?” itu tergantung Anda , kalau tidak tercapai ya tidak tercapai kalau tercapai ya tercapailah, tapi dalam hal ini menentukan Goal itu ada di dalam Kontrol kita. kemudian Kata-kata, Anda bisa memilih kata-kata yang pantas untuk di pakai.

Sekarang kita akan membahan terlebih dahulu , yang namanya perasaan situasi dan emosi tertentu ada 2 macam:
1. Perasaan Pada tempatnya
2. Perasaan tidak pada tempatnya

Yang dimaksud perasaan pada tempatnya, misalnya waktu Anda kehilangan orang yang Anda cintai Anda sedih itu wajar-wajar saja, tapi kalau kehilangan nya sudah 5 tahun yang lalu Anda masih sedih itu perasaan tidak pada tempatnya. Kemudian misalnya Anda berenang kemudian Anda hampir tenggelam, Anda mempunyai 1 perasaan takut  kepada air itu sebetulnya wajar Karena Otak kita di design mencari nikmat menghindari sengsara, ketika sengsara kita akan hindari apalagi sengsara yang hampir membuat kita hampir meninggal dunia kita akan hindari , tetapi kalau Anda seumur hidup tidak mau berenang karena kejadian tersebut lagi itu adalah perasaan takut tidak pada tempatnya.

Ternyata banyak sekali pola-pola perasaan yang kita bentuk dari kita kecil kita tidak tau pada waktu kita besar merasa begini merasa begitu tanpa kita sadari.
contoh : ada anak kecil yang pada waktu kecil dihukum oleh orang tuanya di masukkan ke gudang dalam kegelapan, dia jadi takut dan waktu besar tanpa dia tau, dan ketika gelap dia akan takut. ini adalah pengalaman-pengalaman masa kecil pola-pola emosi yang ada , tanpa sadar dan sangat mempengaruhi kita yang kita haru tau caranya untuk merubah , sehingga kita bisa mendapatkan yang benar-benar kita inginkan.

Belajar adalah nikmat, karena begitu banyaknya orang yang tidak mau belajar lagi setelah dia selesai kuliah atau selesai sekolah buku ditaro dan gak pernah belajar lagi seumur hidup, hidupnya cuma begitu-begitu aja, karena dunia ini salah satunya yang abadi adalah perubahan, untuk ada perubahan kita harus terus belajar sehingga kita bisa adaptasi, bukan hanya mengikuti perubahan tapi bahkan bisa meminpin perubahan itu sendiri .
Semoga bermanfaat 🙂
jangan lupa terus belajar untuk mencapai apa yang diinginkan dan selalu kejar impian Anda .
jikda merasa bermanfaat silahkan share ke teman Anda ^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: