Mendalami Teknik Closing

Di Indonesia untuk saat ini, banyak sekali yang memulai bisnis online, Bahkan hampir semua anak remaja memulai bisnis Online, tapi banyak sekali pebisnis pemula yang gagal meng-Closing calon Customernya.

Akhirnya muncul pertanyaan “Bagaimana sih caranya Agar pembeli langsung beli?”
Mari kita bahas dan mendalami yang namanya Teknik Closing, tapi tunggu dulu, Kita akan bahas masalahnya terlebih dahulu, lalu solusinya.
Siap? baiklah mari kita mulai.

1. Bertele-tele. 
Banyak sekali pebisnis pemula yang sering gagal closing, dan penyebabnya ternyata hampir sama, yaitu; Bertele-tele. Kalau Anda berjualan bertele-tele sama aja seperti mau nuruni layangan tapi Anda ulur lagi, akhirnya ya gak turun-turun. Bener gak ??
ada beberapa Contoh Kalimat yang bertele-tele.

Customer: “Mas produk ini fungsinya buat apa ya? ”
Anda: “Untuk memotret objek yang jauh ka”
Customer: “Ada warna apa aja mas?”
Anda: “Cuma ada warna hitam ka”
Customer: “Kalau kirim ke kota A berapa ongkirnya mas?”
Anda: “9.000 ka”
Customer: “Kalau untuk Hp A bisa gak mas?”
Anda: “Bisa ka”

Ada yang Aneh gak ?? ya ada dong, “Gak Closing-closing”. Gimana mau Closing, wong customernya banyak nanya dan engga Anda closingin.
Seharusnya Ketika Calon Customer menanyakan fungsinya, itu sudah 80% Anda bisa closing, tetapi ketika pertanyaan sudah semakin banyak persen closingnya akan menurun. bahkan bisa sampai 40%. Pasti Anda gak mau dong persen closing nya menurun, apalagi sampai 40%. Lalu pertanyaannya. “Gimana closingnya?”
Contoh:

Customer: “Mas produk ini fungsinya untuk apa ya?”
Anda: “Untuk motret objek yang jauh menjadi dekat ka, warna nya cuma ada Hitam ka, Mau dikirim kemana ka?
Customer: “Ke kota A ka, Ongkirnya berapa ya?”
Anda: “ongkirnya 9.000 ka”
Anda: (Langsung sodorin format order)
Customer: (isi format order)
Anda: (totalin semuanya, kirim rekening kamu), batas max transfer jam 4 sore ya, jika lewat ikut pengiriman besok ya ka, Ohya, jika sudah transfer boleh kirim bukti transfernya ka?”
customer: “boleh ka, sebentar ya”
customer: (kirim bukti transfer)

Closing kan ?? kunci nya apa?? “Jangan berhenti di Anda” jawab pertanyaannya secukupnya saja,lalu berikan format Order yang sudah Anda siapin. dan jangan buang banyak waktu hanya untuk 1 orang, Waktu itu mahal dan gak bisa dibayar. “Time is Money”

2. Tidak Ada Pertanyaan Yang Memojokkan.
Mirip dan hampir serupa dengan permasalahan yang pertama, iya, Anda menjawab semua pertanyaannya tapi Anda tidak menuruhnya mengisi format order, kalau calon Customer engga ngisi, itu tandanya dia engga serius beli, Tapi bisa kok di closing.
Anda bisa menakutinya, tapi jangan berlebihan, takutnya malah dinilai “Maksa”.
Ada beberapa kalimat yang merangsang Persen ingin membelinya langsung naik drastis.

– “Bonus Khusus Untuk Kamu” (gak perlu mahal yang penting “BONUS) (jangan keseringan,yang ada malah customer Anda selalu mikir bonus)
– “Stok Sisa dikit loh ka,dan restoknya lumayan lama,Saya sarankan kaka beli produk ini sekarang juga, Karena Produk ini best seller banget ka”
– “Diskon 10% khusus 10 pembeli dan sisa 1 pembeli lagi loh ka”
– “Diskon terbatas” (Anda bisa tentuin Diskonnya dengan batas Jam, agar customernya terburu-buru untuk ORDER) contoh “Ka, kita Ada diskon untuk produk ini dan khusus hari ini saja, tapi sayangnya Diskon ini hanya berlaku sampai jam 8 malam saja ka, jika kaka gak mau sia-siain diskon ini, segeralah order sebelum kehabisan waktu”

3. Slow Respon.
Nah ini yang paling fatal, Ketika calon customer chat ke Anda untuk menanyakan tentang suatu produk, itu tandanya dia ingin membeli, tapi ketika Anda Slow respon, persen Closingnya akan turun drastis, Akibatnya Anda akan Gagal closing. Batas maximal untuk responnya 3-6 menitan Anda Harus membalasnya. jangan lebih,kalau kurang boleh banget. Pokoknya usahain responnya secepatnya.

4. Tidak Ramah.

Tidak perlu terlalu ramah, secukupnya aja. Anda bisa berikan senyuman/atau panggilan juga bisa memberikan nilai yang berbeda.
Anda bisa panggil namanya dengan kaka, misalnya Roni. kamu bisa menggunakan “Mas roni,mau pilih yang mana?”

kalimat yang Ramah:
– Mas/mbak/kaka
– Terima kasih 🙂
– Akan segera diproses ya kaka.
– Maaf
– Kalau boleh tau.
– Jika sudah transfer boleh kirim bukti transfernya ka?
– Niat tranfernya jam berapa ya ka ?

Anda bisa menyusunnya sesuai dengan selera Anda.
contoh :
Maaf, kalau boleh tau, kaka niat transfernya jam berapa ya ka?

BONUS!
Jika Anda sudah berhasil buat Calon Customer Anda mengisi Format order dan Anda sudah mentotalin, Anda coba tawarkan sebuah produk yang fungsinya serupa, itu bisa menambah profit Anda.
Tawarnya gini :
“Mas, Mau tambah orderan yang lain mas?, supaya hemat ongkirnya loh mas”
“Mas, kalau mas nambah Kaos Kaki yang ini, saya kasih diskon loh mas, dan lumayan hemat ongkir loh mas”
“Mikir sendiri” :p

Yang terpenting untuk teknik closing adalah: banyak-banyak belajar dan Action. dan perlu Anda ingat, jangan Anda copy paste semua kalimat. kenapa? ketika Anda Copy paste dari suatu teknik, Anda akan terbiasa untuk Copy Paste dan Anda tidak akan terlatih kretifitasnya.
Anda bisa buat kalimat baru yang sesuai dengan perkataan yang Anda gunakan.
Dan Anda harus percaya kalau Anda bisa mengclosingnya, Tapi jangan terlalu ngarep ya , efeknya buruk.

Semoga bermanfaat.
Jika Anda Merasa Artikel ini bermanfaat, Silahkan Anda share dan Coment artikel ini ^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: